Social Icons

Pages

Featured Posts

Kamis, 25 Agustus 2016

Serdadu pembebas

Dibalik layar hitam
Beberapa barisan perlawanan menunggu…
Deru para pemburu
Bersiap menghunuskan pedang, tombak dan belati

Kawanan asap membubung
Menutupi seluruh dataran tempat mereka berpijak
Di tanah api itulah
Para pahlawan tanpa nama melawan musuh besarnya…

Jumat, 19 Agustus 2016

Ironi Tanah Air


kulihat ibu pertiwi
kini tengah merintih
merintih karena tanah air terjajah kembali

krisis moral melanda negeri
para petinggi berkorupsi
apa daya negeri tercinta ini
mungkin kelak akan mati

Kamis, 21 Juli 2016

Memori

12.23
Masih tak kumengerti, bahkan aku tak menyangka bisa kutemukan kembali kotak yang sudah usang ini. kau tahu, kotak yang telah lama kupendam dalam-dalam diantara kenyataan dan imaji yang harus kusetubuhi. Bak menemukan sebuah jati diri yang hilang, aku raba dan terus meraba tiap inci debu yang menyelimuti kotak usang itu. misterius, tak berwarna, senyap, namun menenangkan.

Kutarik nafas dalam-dalam, membiarkan dingin udara malam memenuhi paru-paruku, dan menghembuskannya setelah sang udara bercumbu dengan oksigen, saling bahu membahu agar aku dapat merasakan nikmatnya dunia fana. Ternyata benar, sesuatu yang mereka sebut memori itu benar adanya, ia sakit dan juga menyenangkan, ia tumbuh dan juga ia rusak, ia ada dan ia samar.

Kamis, 16 Juli 2015

Dia si Le (penikmat alam)

Dia si Le (penikmat alam)

Sebuah kata yang pantas diucapkan adalah ‘mengagumkan’
Sesuatu yang indah adalah ‘kenangan’
Namun dirimu, adalah sebuah keindahan yang mengingatkanku pada Tuhan
Tentang indahnya kehidupan
Tentang indahnya mengagumi alam negeri, Indonesia

Jumat, 29 Mei 2015

Satu Jam Bersama Bang Billy

Kali ini saya akan memposting postingan serius, ini serius. maka dari itu saya mendengarkan lagu serius. menggunakan kata ganti "saya" pada postingan kali ini.
Jadi, hari ini saya berkunjung kerumah kawan saya bernama Billy (sebut namanya tiga kali). tentu saja bersama 4 sahabat yang saya miliki. banyak pelajaran yang bisa saya petik dari perbincangan kocak dan berbobot khas kami. 

Berikut beberapa hal yang bisa saya petik dari wawancara hangat bersama bang Billy dan kawan:

Minggu, 17 Mei 2015

Nostalgia hati


Tanpa kusadari, kugenggam sebuah kunci
Kunci yang membawaku menuju sebuah pintu disudut bagian terdalam hatiku
Sebuah pintu kenangan yang kusimpan hanya untukmu
Aku teringat akan senyummu yang menghangatkan jiwa
Aku teringat akan suaramu, sebuah harmoni terindah yang pernah kudengar
Dan aku teringat akan tatapanmu yang melupakanku akan perbedaan warna hitam dan putih

Jumat, 15 Mei 2015

Terlambat

Terlambat

Terlambat
Hanya kata itu yang bisa aku ucapkan diantara duri-duri yang tertancap dihati
Duri beracun yang hanya akan merusak ladang dihati
Ingin sekali aku kembali
Kembali seperti bayi suci yang tak ada satu tetes pun noda dihati
Yang tak mengerti apa itu salah dan apa itu sakit

 
 
Blogger Templates